Masalah Itu Sementara

Sahabat ku yang sedang mendamaikan dirinya,
agar terlihat jelas jalan-jalan keluar dan naik dari masalah-masalahnya hari ini.

MASALAH ITU SEMENTARA


Ia hanya menjadi
permanen bagi orang yang
menganggapnya permanen.

Kita tidak mungkin
membebaskan diri dari
masalah,karena masalah adalah penghormatan kepada kita.

Tuhan Yang Maha Perkasa
menjamin bahwa tidak ada
orang yang akan dimasukkan ke
dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah
kemampuan kita.

Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak
menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan
Tuhan.

Ambillah seburuk-buruknya
keadaan, kemudian taruhlah
pribadi dengan hati yang
bening, pikiran yang bersih, dan perilaku yang indah - kedalam masalah itu. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya dikeluhkan orang itu -
menjadi keadaan yang
memuliakan banyak orang.

Ambillah sebaik-baiknya
keadaan, kemudian taruhlah
pribadi dengan hati yang
pengeluh, pikiran yang tidak
malu diperhatikan Tuhan, dan perilaku yang penuh ketidak-jujuran. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya
didiamkan orang banyak -
menjadi keadaan yang sudah disentuh ujung api neraka.

Sahabat saya yang baik hatinya, Bukan kurangnya
kemampuan yang
melemahkan kehidupan,
tetapi tidak cukupnya
kesungguhan untuk
menggunakan kemampuan
yang ada.

Bukan tidak adanya modal
yang menghalangi
pengembangan kehidupan,
tetapi kurangnya
penghormatan kepada diri
sendiri sebagai modal
utama pembaru kehidupan.

Semua masalah Anda itu
sementara, jiwa Anda yang
mulia itulah yang akan hidup
permanen, yang berhak merajai kehidupan dunia dan kehidupan sesudah ini.

Anda adalah jiwa kecintaan
Tuhan.

Anda sadari atau tidak, Anda kecintaan Tuhan.

Maka bersikaplah, berpikirlah, dan berlakulah yang pantas bagi jiwa yang dicintai Tuhan.

Sumber : Mario Teguh

No Response to "Masalah Itu Sementara"

Posting Komentar

 
powered by Blogger