Wanitaku Pemuliaku

Sesungguhnya setiap jiwa
menua untuk sesuatu.

Ada yang menua untuk menjadi
pribadi yang bernilai,
dan ada yang menua untuk
menyesalkan usia muda yang
telah disia-siakannya.

Tidak ada karir dan
kehidupan yang berjalan
datar.

If we are not going up, we
are certainly going down.

Jika kita tidak sedang dalam
perjalanan naik, kita pasti
sedang dalam perjalanan turun.

Memang itu tidak enak di
dengar, tetapi akan lebih tidak
enak lagi masa depan kita - jika
kita tidak menjadikan diri ini
lebih tabah, lebih bersungguh-
sungguh, dan lebih berani.

Marilah kita perhatikan, bahwa...

Semua nasehat bagi
kebaikan kita, selalu
sederhana.
Yang tidak sederhana
adalah pelaksanaannya.

Karena,...

Kesulitan dalam
memperbaiki sesuatu,
sangat ditentukan oleh
besarnya kerusakan yang
kita sebabkan sebelumnya.

Jika pengabaian kehidupan
yang kita lakukan sebelum
hari ini - besar, maka
kesungguhan yang dituntut
dari kita untuk
memperbaiki diri - tidak
mungkin kecil.

Maka,...

Jika kita TIDAK sedang
membaikkan kehidupan,
setidaknya kita TIDAK
mempersulit diri sendiri.

Dan, jika ada orang yang hanya
terkesan oleh nasehat yang
panjang dan pelik, dia pasti
orang yang tindakannya
sederhana - yaitu mengabaikan
nasehat.

Maka, temukan dan muliakanlah
nasehat-nasehat kebaikan yang
sederhana, agar sederhana
juga bagi Anda untuk
menyegerakan tindakan untuk
memulai.

Semakin panjang
perjalanan Anda, harus
semakin segera Anda
memulainya.

Dan,...

Dalam perjalanan naik
itulah, kita menjangkarkan
diri kita untuk setia kepada
hal-hal yang benar dan
yang menaikkan.

Jika kita kesulitan menemukan
titik berangkat untuk mencapai
impian kehidupan kita,
gunakanlah PEMULIAAN WANITA
ANDA sebagai landasan luncur
menuju karir dan kehidupan
kebintangan Anda.

Muliakanlah wanita dalam
kehidupan Anda.

Ibunda Anda, istri Anda, anak
wanita Anda, saudara wanita
Anda, nenek Anda, guru wanita
Anda, dan semua wanita di
dunia...

Ingatlah, bahwa...

Tidak ada pria yang lebih
gallant dan attractive,
yang disyukuri dan
dirindukan kehadirannya
oleh wanita,
selain pria yang
menjatuhkan semua
bawaan-nya dan
meninggalkan semua
kesenangan pribadinya -
untuk menggembirakan
wanitanya.

...........

WANITA YANG DIMULIAKAN
OLEH PRIANYA,
AKAN MENJADI WANITA
MULIA, YANG MEMULIAKAN
PRIANYA.

Pria yang mudah menerima
pencurahan cinta dari
wanitanya, adalah dia yang
bersedia meminta maaf,
meski pun dia tidak
bersalah.

Tidak ada wanita yang akan
menyia-nyiakan pria-nya yang
tidak bersalah, tetapi yang
ikhlas 'menghibur' wanita
kecintaannya, dengan
'mengambil alih' kesalahan sang
wanita.

Bagi wanita, tindakan 'kecil' itu
adalah langkah anggun
keperwiraan seorang pria.

Pria seperti itu sangat percaya
diri, karena ke-pria-annya tidak
akan terganggu oleh
penyerapan dari semua
kesalahan yang ada di dalam
keluarganya. Dia tidak
kehilangan kedamaian mengenai
yang benar di dalam dirinya,
hanya karena dia meminta maaf
- sebagai cara untuk
membahagiakan wanitanya.

Minta maaf-lah kepada Ibu
Anda, walau pun Anda tidak
bersalah; karena beliau telah
ikhlas menjadikan diri dan
kehidupannya sebagai saluran
kehadiran Anda dalam tugas
kepemimpinan Anda di dunia ini.

Minta maaf-lah kepada istri
Anda, meski pun Anda tidak
bersalah, karena dia telah
bersedia melahirkan anak-anak
Anda, dan ikhlas menua bersama
Anda - sambil menunggu janji-
janji Anda yang belum kunjung
mewujud.

Karir yang utama dan
terbaik dalam kehidupan
ini, adalah keluarga.

Jika ada yang meragukan
nasehat sederhana itu, mohon
Anda sampaikan beberapa
kalimat yang berikut ini:

Tujuan dari semua
keberhasilan adalah pulang
ke rumah dalam perasaan
damai.

Karena, apakah guna dari
semua keberhasilan, jika kita
tidak damai?

Keluarga adalah kehidupan
kita yang sebenarnya.
Tidak ada siapa pun yang
bisa disebut berhasil, jika
dia tidak membahagiakan
keluarganya.

Karena,

Orang yang menelantarkan
keluarganya untuk
membahagiakan keluarga
orang lain, adalah sepalsu-
palsunya orang.

...........

Sahabat saya yang super,
marilah kita mensyukuri
keberadaan kita di dalam
keluarga kita.

Bersabarlah dengan
masalah-masalah yang ada
dalam keluarga Anda.

Janganlah berharap Anda
dilahirkan dalam keluarga lain,
karena itu tidak akan pernah
terkabul. Dan janganlah
berharap Anda berada dalam
pernikahan lain, karena Anda-
lah yang memutuskan untuk
menikah.

Tumbuhkanlah diri Anda untuk
menjadi pribadi yang lebih kuat
daripada masalah-masalah Anda.

Kita tidak mungkin
diberikan masalah yang
tidak bisa kita selesaikan.
Tuhan memberi-tahu
bahwa kita sudah naik
kelas dalam kemampuan
kita, dengan memberikan
masalah yang lebih besar.

Ingatlah, bahwa...

Masalah adalah rahmat
yang tidak kita sukai
rasanya.

...........

Pilihlah untuk menjadi
pribadi yang berbahagia.

Kemampuan asli untuk
berbahagia, sudah ada di dalam
diri Anda.
Gunakanlah. Anda berhak untuk
berbahagia.

Jangan syaratkan orang
lain untuk menjadi baik
lebih dulu, sebelum Anda
bersedia untuk
meramahkan diri.

Mulailah dengan tindakan-
tindakan kecil yang bisa Anda
lakukan untuk menjadi pribadi
baik, yang tulus, yang ramah,
dan yang ikhlas menerima,

bahwa,...

tidak mungkin Tuhan sampai
hati membiarkan Anda, sebagai
jiwa kecintaan-Nya, berlama-
lama dalam penistaan dan
pelukaan oleh orang-orang
yang sampai hati.

Tuhan mendengar rintihan hati
Anda dan melihat rambat lambat
turunnya butir-butir air mata
itu, jauh sebelum Anda terluka
oleh perendahan dan
penyepelean itu.

Apakah Tuhan sampai hati
membiarkan jiwa kecintaan-Nya
ini - mengabaikan semua haknya
untuk kesejahteraan dan
kemuliaan, dan menukarkannya
dengan permintaan sederhana
agar ia dibebaskan dari pilunya
hati?

Bersabarlah.

Mereka yang 'menjahati'
kita itu, sebetulnya tidak
ingin berlaku jahat kepada
kita.

Mereka sedang sebetulnya
diperankan oleh Tuhan
untuk menjadi pribadi yang
menguji keberserahan kita
kepada Tuhan.

Sabarkanlah diri Anda.

Semua yang terjadi, terjadi
karena kehendak Tuhan.
Semua yang terjadi, terjadi
dengan tujuan untuk
memuliakan Anda.

Dan ingatlah, bahwa...

Keburukan yang
menjadikan kita baik,
adalah kebaikan.


Sumber : Mario Teguh

No Response to "Wanitaku Pemuliaku"

Posting Komentar

 
powered by Blogger